Home Berita Shakira Tampil Glamor dengan Gaun Kristal Bernuansa Senja di Halftime Show Final...

Shakira Tampil Glamor dengan Gaun Kristal Bernuansa Senja di Halftime Show Final Piala Dunia 2026

MALANG – Penyanyi legendaris asal Kolombia, Shakira, sukses mengguncang panggung hiburan paruh waktu (halftime show) dalam laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina pada Senin (20/7/2026) pagi. Bertempat di stadion megah yang menjadi saksi bisu kemenangan dramatis Spanyol berkat gol tunggal Ferran Torres, sang diva internasional berhasil memukau jutaan pasang mata di seluruh penjuru dunia lewat aksi panggungnya yang spektakuler tepat saat jeda pertandingan babak pertama berakhir.

Penampilan monumental ini dihadirkan bukan sekadar sebagai hiburan jeda biasa, melainkan sengaja dirancang untuk menciptakan peristiwa sejarah baru sekaligus membangkitkan nostalgia kejayaan upacara penutupan Piala Dunia 2010 silam.

Demi mewujudkan visi tersebut, Shakira tampil memukau mengenakan busana khusus bertabur kristal hasil kolaborasinya bersama desainer Fausto Puglisi dari rumah mode Roberto Cavalli.

Gaun eksklusif tersebut memadukan palet warna merah muda terang, jingga, dan kuning yang terinspirasi dari keindahan matahari terbenam di kawasan klasik La Condesa, Kota Meksiko, sehingga mampu menonjolkan karakter kuat sang popstar tanpa mengorbankan kenyamanan geraknya yang lincah.

Kolaborasi intim antara Shakira dan Puglisi ini berfokus pada penyaluran emosi ke atas panggung, bukan sekadar keindahan visual visual semata. Sang desainer menerjemahkan suasana hati Shakira yang sedang bahagia ke dalam gaun indah tersebut.

Kehadiran Shakira, yang juga didampingi oleh deretan musisi papan atas dunia lainnya pada perhelatan kali ini, sukses mempertegas status turnamen tahun 2026 sebagai salah satu final terakbar dalam sejarah sepak bola modern.

Piala Dunia kini telah berevolusi menjadi jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi taktik dan adu fisik di lapangan hijau. Melalui penampilan emosional Shakira, ajang empat tahunan ini menegaskan kembali kekuatan kolaborasi seni, mode, dan musik sebagai instrumen universal yang mampu menjembatani perbedaan budaya, menghidupkan memori kolektif lintas generasi, serta menyatukan dunia dalam satu harmoni perayaan yang megah. (ais/raf)