Home Berita PEMERINTAHAN Program ‘1.000 Event’ Dongkrak Okupansi Hotel Hingga 80 Persen dan Pariwisata Kota...

Program ‘1.000 Event’ Dongkrak Okupansi Hotel Hingga 80 Persen dan Pariwisata Kota Malang

Alun - alun Tugu Kota Malang

MALANG — Program “1.000 Event” yang digagas Pemerintah Kota Malang terbukti ampuh memacu kebangkitan sektor pariwisata daerah. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengonfirmasi pada Rabu (15/7/2026) di Kota Malang bahwa rangkaian kegiatan tersebut sukses mendongkrak tingkat keterisian kamar (okupansi) hotel hingga menembus angka 80 persen, jauh melampaui rata-rata hari biasa yang hanya berkisar 40–50 persen.

Lonjakan kunjungan wisatawan ini dipicu oleh tingginya daya tarik agenda pariwisata terutama berbasis olahraga (sport tourism) yang efektif menahan wisatawan untuk tinggal lebih lama di Kota Malang.

Keberhasilan ini dicapai melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di berbagai kampung tematik, seperti Kayutangan Heritage dan Kampung Warna-Warni Jodipan, yang kini menikmati efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian warga lokal.

Seiring meningkatnya kunjungan, Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mencatat durasi rata-rata menginap (length of stay) para pelancong kini memanjang dari satu malam menjadi dua malam.

Dampak positif ini juga dirasakan langsung oleh sentra-sentra kuliner dan UMKM di area pasar tradisional seperti Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo.

Keberhasilan program pariwisata beruntun ini menegaskan bahwa penyelenggaraan agenda massal (event-based tourism) tidak boleh berhenti sekadar sebagai hiburan, melainkan harus dibarengi dengan peningkatan standar pelayanan Pokdarwis serta penguatan sinergi lintas sektor.

Konsistensi dalam menjaga kenyamanan, keamanan, dan kualitas destinasi menjadi kunci utama agar dampak ekonomi berganda dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Malang.

(AIS/RAF)