MALANG — Para pecinta musik pop Jawa dan dangdut koplo di Jawa Timur akan dimanjakan lewat gelaran festival hiburan terpadu Preston Fest Live 2026 yang siap dihelat di SM Boomi Carnival, kawasan Sudimoro, Kota Malang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Festival yang digagas oleh panitia Preston Fest ini diselenggarakan guna memberikan ruang hiburan berkualitas sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal melalui perpaduan konser musik papan atas, panggung komunitas, serta bazar kuliner dan UMKM.
Acara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB ini dikemas secara interaktif agar mampu menyajikan pengalaman festival yang menyeluruh bagi para pengunjung dari berbagai kalangan.
Guna memanjakan para penikmat musik, pihak penyelenggara memboyong deretan musisi nasional terpopuler, seperti Denny Caknan, NDX AKA, Aftershine, Lavora, Ajeng Febria, Fakedopp, hingga Teko Mlaku.
Tidak hanya menghadirkan line-up utama di panggung megah, festival ini juga memfasilitasi para talenta lokal Malang melalui ketersediaan mini stage serta area permainan interaktif.
Untuk dapat menikmati kemeriahan ini, panitia menyediakan beberapa tingkatan harga tiket masuk mulai dari kelas Mepet Sale seharga Rp125.000 hingga tiket VIP seharga Rp250.000, di samping opsi pembelian langsung di lokasi (on the spot).
Kehadiran festival ini diperkirakan akan menjadi salah satu magnet hiburan terbesar di Malang Raya pada tahun ini. Penyelenggara berharap integrasi antara panggung seni dan ruang pamer bagi produk-produk kreatif warga setempat dapat mendorong sinergi positif antara industri hiburan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Mengingat tingginya antusiasme masyarakat, para calon pengunjung diimbau untuk selalu bertransaksi dan membeli tiket melalui saluran penjualan resmi guna menghindari risiko penipuan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, penonton diharapkan dapat datang tepat waktu, menjaga ketertiban serta kebersihan di area SM Boomi Carnival, dan senantiasa mendukung para pelaku UMKM lokal demi terciptanya suasana festival yang aman, nyaman, dan berdampak positif bagi Kota Malang. (AIS/RAF











