Home Berita Akses Menuju JLS Makin Lancar, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Akses Menuju JLS Makin Lancar, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

0-0x0-0-0#

MALANG – Upaya Pemerintah Kabupaten Malang meningkatkan konektivitas wilayah selatan terus menunjukkan hasil. Proyek pelebaran ruas jalan dari Pertigaan Dawung, Dusun Salamrejo, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo menuju Jalur Lintas Selatan (JLS) kini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan tuntas pada pertengahan 2026.

Pembangunan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang itu diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan selatan. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, akses yang semakin baik diyakini mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, membuka peluang investasi, serta meningkatkan kunjungan wisata ke destinasi pesisir Malang Selatan.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khoirul Isnaidi Kusuma, mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah selatan.

“Ruas jalan Kedungsalam menuju JLS memiliki peran strategis sebagai akses utama masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas jalan menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga dapat berjalan lebih cepat, aman, dan nyaman,” ujar Khoirul.

Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa pelebaran badan jalan, tetapi juga meliputi pembangunan saluran drainase, pemeliharaan jembatan, hingga pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperpanjang usia infrastruktur.

Khoirul menambahkan, pembangunan jalan di wilayah ini merupakan bagian dari program percepatan peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Malang yang hingga pertengahan 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.”Kami ingin pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jalan yang baik akan menekan biaya distribusi, mempercepat akses layanan publik, dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Perubahan kondisi jalan juga mulai dirasakan masyarakat Desa Kedungsalam. Ruas yang sebelumnya relatif sempit kini menjadi lebih lebar sehingga kendaraan, termasuk angkutan hasil pertanian dan perikanan, dapat melintas dengan lebih lancar.

Salah seorang warga Kedungsalam, Sutrisno, mengaku pembangunan tersebut membawa perubahan besar bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.”Sekarang kendaraan lebih mudah berpapasan dan perjalanan menuju JLS jauh lebih nyaman. Kami berharap kondisi jalan ini terus dijaga karena manfaatnya sangat besar bagi warga dan pelaku usaha,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Malang berharap keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan kawasan selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan akses yang semakin memadai, potensi sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga pariwisata diharapkan mampu berkembang lebih cepat dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(ais/rul)