MALANG – Pemerintah Kota Malang resmi menyiapkan materi sejarah perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) untuk dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan tingkat SD dan SMP. Langkah ini diambil guna menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta memupuk rasa cinta tanah air kepada para siswa sejak dini.Inisiatif tersebut diumumkan usai pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial di Monumen TRIP, Kota Malang, Senin.
Peringatan rutin gugurnya para pahlawan TRIP setiap tanggal 31 Juli menjadi pijakan utama lahirnya kebijakan ini.”Kami selalu memperingati gugurnya anggota TRIP setiap 31 Juli. Kisah para pelajar yang rela mengangkat senjata di tengah kewajiban belajar mereka adalah rekam jejak perjuangan yang wajib dipahami oleh generasi muda saat ini,” tegas Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Gandeng Universitas Negeri Malang
Rencana pengintegrasian materi ini tidak disusun secara mendadak. Pemkot Malang telah mematangkannya melalui berbagai kajian ilmiah hingga mencapai kesepakatan akhir. Dalam proses penyusunannya, pihak pemerintah daerah menggandeng pakar dari Universitas Negeri Malang (UM).Saat ini, materi sejarah TRIP tinggal memasuki tahap penyelarasan agar dapat berintegrasi secara fleksibel dengan mata pelajaran yang ada di sekolah-sekolah.
Wahyu menegaskan, penyesuaian kurikulum ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkot Malang agar sejarah perjuangan lokal tidak tergerus oleh zaman.
“Ini bukti nyata bahwa pemerintah berkomitmen menjaga nilai-nilai sejarah agar tidak dilupakan oleh para penerus bangsa,” imbuhnya.
Sinergi Peringatan Hari Bakti TNI AU
Rangkaian bakti sosial di Monumen TRIP ini sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkot Malang, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, dan komunitas Malang Tahes Club (MTC). Acara ini digelari sekaligus untuk menyambut Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara yang diperingati setiap 29 Juli.Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, gabungan momen Hari Bakti TNI AU dan peringatan pahlawan TRIP mencerminkan esensi sejati dari sikap patriotisme.”Nilai-nilai kepahlawanan, keberanian, dan rela berkorban demi bangsa yang telah diteladankan para pejuang harus terus kita gaungkan kepada generasi muda, khususnya di Kota Malang,” tandas Reza.











