Home Berita PENDIDIKAN Resmi Pimpin Dewan Pendidikan, Muchammad Fahazza Evaluasi Bus Sekolah dan Kebut Program...

Resmi Pimpin Dewan Pendidikan, Muchammad Fahazza Evaluasi Bus Sekolah dan Kebut Program Digitalisasi Data Siswa

MALANG — Kepengurusan baru Dewan Pendidikan Kota Malang periode 2026–2031 resmi mengemban tugas. Dipimpin oleh Muchammad Fahazza, ST, lembaga strategis ini langsung bergerak cepat dengan memprioritaskan sejumlah program kerja nyata, mulai dari digitalisasi layanan pendidikan hingga pemerataan fasilitas transportasi bagi para pelajar.

Dalam keterangannya, Muchammad Fahazza yang juga aktif di Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kota Malang mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mematangkan tiga fokus utama.

 1. Kajian Transportasi Gratis untuk Wilayah Perbatasan

Program prioritas berikutnya adalah pengkajian teknis pemanfaatan bus sekolah gratis serta angkutan umum agar mampu memenuhi kebutuhan antar-jemput siswa secara merata. Fahazza menyoroti pentingnya perhatian khusus bagi pelajar yang bersekolah di daerah pinggiran atau perbatasan kota.

“Tidak semua menjangkau, kasihan siswa yang lokasi sekolah atau rumahnya berada di daerah perbatasan seperti SMPN 25, SMPN 24, dan SMPN 28,” ujarnya. Ia menambahkan, hasil kajian teknis bersama timnya direncanakan akan rampung dan diserahkan langsung kepada Wali Kota Malang pada pertengahan Agustus ini.

2. Pendataan Database Siswa Berprestasi

Dewan Pendidikan saat ini sedang menggenjot pendataan database siswa secara komprehensif, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Malang. Langkah ini krusial untuk melacak rekam jejak prestasi siswa agar Pemerintah Kota Malang dapat menyalurkan bantuan beasiswa secara lebih akurat dan tepat sasaran.

“Selama ini tidak ada data yang utuh dan terkoneksi antar sekolah terkait database siswa berprestasi. Ini kami perlukan supaya bisa menjadi pertimbangan Pemkot Malang dalam memberikan bantuan beasiswa, atau kebutuhan lain yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Malang,” jelas Fahazza.

Dalam mewujudkan berbagai agenda tersebut, Fahazza memastikan pihaknya telah membangun komunikasi yang harmonis dan sinergis bersama Dinas Pendidikan Kota Malang.

Apresiasi dan Pesan Wali Kota Malang

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kepengurusan baru Dewan Pendidikan dan menegaskan pentingnya peran mereka sebagai mitra strategis pemerintah. Ia berharap dewan yang baru dapat memberikan masukan konstruktif, pertimbangan, serta pendampingan dalam penyelenggaraan pendidikan daerah.

“Kami berharap Dewan Pendidikan yang baru ini bisa meneruskan apa yang sudah dilakukan oleh periode sebelumnya, terutama dalam membangun kolaborasi, kemitraan, pendampingan, serta mendukung pergerakan pendidikan di Kota Malang,” tutur Wahyu.

Wahyu menilai, komposisi kepengurusan periode 2026–2031 yang diisi oleh berbagai latar belakang mulai dari akademisi perguruan tinggi negeri dan swasta, pemerhati, organisasi profesi, hingga praktisi pendidikan—akan memperkaya perspektif dalam melahirkan kebijakan yang adaptif terhadap zaman.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks mengingat Kota Malang kini menjadi salah satu magnet utama tujuan menimba ilmu, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Karena itu, predikat sebagai Kota Pendidikan harus terus dijaga bersama.

Sebagai penutup, Wahyu memaparkan bahwa sektor pendidikan di Kota Malang menunjukkan tren positif yang membanggakan, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Malang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Timur, disusul hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP yang konsisten menempati peringkat teratas tingkat provinsi.(ram/rul)