Home Berita Budaya Tradisi Ojung di Puncak Yadnya Karo Suku Tengger: Aksi Saling Sabet Rotan...

Tradisi Ojung di Puncak Yadnya Karo Suku Tengger: Aksi Saling Sabet Rotan Pererat Persaudaraan

Warga suku Tengger saling menyabetkan rotan dalam tradisi Ojung pada Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto: Ramadhan Jurnalista)

MALANG — Suasana khidmat sekaligus semarak mewarnai puncak perayaan Yadnya Karo di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (6/8/2026). Ribuan warga Suku Tengger berkumpul untuk menyaksikan salah satu ritual paling ikonik yang dinanti-nanti, yakni tradisi Ojung.

Yadnya Karo sendiri merupakan hari raya terbesar kedua bagi masyarakat Suku Tengger yang mendiami kawasan lereng Gunung Bromo. Perayaan sakral ini rutin digelar pada bulan kedua dalam kalender tradisional Tengger sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Puncak kemeriahan perayaan ini ditandai dengan digelarnya tradisi Ojung. Dalam ritual tersebut, para pemuda Suku Tengger secara bergantian menunjukkan ketangkasan dan keberanian dengan saling menyabetkan sebatang rotan ke arah tubuh lawan. Meski diwarnai adu fisik menggunakan rotan, suasana tradisi ini jauh dari kesan permusuhan.

Tradisi Ojung justru menjadi simbol kebersamaan, sportivitas, dan ajang utama untuk mempererat tali persaudaraan serta kerukunan antarwarga Suku Tengger. Melalui warisan leluhur yang terus dijaga ketat dari generasi ke generasi ini, masyarakat Tengger berharap ikatan kekeluargaan di antara mereka semakin kuat, sekaligus menjaga kelestarian identitas budaya di kawasan sekitar Gunung Bromo.(ram/rul)